Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Tuesday, March 20, 2018

Sentiment Analysis dengan API Twitter dan Python 2.7

(Sumber : https://sproutsocial.com/insights/sentiment-analysis/)

Pengantar Algoritma Deep Learning
Alza Ichsan K. - 50414925
Annisa Larasati A. - 51414380
Deni Mardiana - 52414694
Hasan El Jabir - 54414837


Berikut akan dibahas mengenai pengambilan data dari Twitter dengan menggunakan metode data scrapping. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah untuk menentukan mana yang termasuk kalimat positif dan kalimat negatif. Penentuan tersebut dilakukan dengan analisis kalimat berdasarkan keyword yang diambil dari daftar kata.

Sunday, November 19, 2017

NerdTech Educational Foundation


Nama Yayasan :
NerdTech Educational Foundation

Lokasi Yayasan :
Jl. Lebak No.99 Telp. 021 – 89787293 Cimanggis, Depok Jawa Barat
Telp: (021) 8765767
Fax: (021) 8765767

Saturday, September 23, 2017

IBM - Perusahaan Teknologi yang Bertahan Lebih dari Seratus Tahun

(Sumber : http://www.cbronline.com/wp-content/uploads/2016/07/ibm.png)

International Business Machine (IBM) merupakan perusahaan teknologi multinasional Amerika yang memiliki kantor pusat konsultasi korporasi di Armond, New York, Amerika Serikat. Didirikan pada 16 Juni 1911, perusahaan ini merupakan gabungan dari 4 perusahaan besar, yakni the Tabulating Machine Company, the International Time Recording Company, the Computing Scale Corporation, dan the Bundy Manufacturing Company. Pada September 2011, IBM diakui sebagai perusahaan teknologi kedua terbesar di dunia.

IBM PC, yang awalnya bernama IBM 5150, diperkenalkan pada tahun 1981, dan kemudian menjadi standar industri ketika itu. Pada tahun 1991, IBM menjual Lexmark, dan pada tahun 2002, IBM membeli bagian konsultasi PwC. Pada tahun 2003, IBM memulai proyek untuk menuliskan kembali nilai-nilai perusahaannya dengan menggunakan teknologi bernama Jam—sebuah diskusi berbasis dalam jaringan yang membahas isu-isu bisnis selama 3 hari. Diskusi ini diikuti oleh 50.000 karyawan dan hasilnya dianalisis menggunakan perangkat lunak eClassifier.